Langsung ke konten utama

Reminder: manfaat dan pentingnya bersedekah dari "ayah dan anak"

Minggu ini saya sedang kembali ke asrama di Cileunyi dan seperti biasa, saya melakukan shalat Jumat di masjid Al-Jawami yang merupakan masjid favorit bagi para mahasiswa kampus 3 UIN Bandung untuk shalat Jumat. Ketika sedang duduk sambil mendengarkan khutbah, saya memperhatikan kotak amal yang sedang berjalan, berpindah dari satu jamaah ke jamaah lain yang ada di tengah-tengah hingga akhirnya sampai kepada saya, lalu saya geser kotak tersebut ke jamaah yang ada di dekat saya.

Jamaah tersebut membawa seorang anak kecil yang sepertinya merupakan anaknya. Kotak amal tersebut tidak digubris oleh sang ayah karena ia memejamkan mata sambil membaca dzikir. “Yah, ini kotak amalnya yah”, ujar si anak sambil menepuk paha ayahnya yang sedang khusyu berdizkir.

Sang ayah pun membuka pejamannya sambil tersenyum dan segera merogoh kantong bajunya sambil mengeluarkan beberapa uang kertas recehan. "masukan semuanya nak!!" ucap sang ayah mengulurkan tangan memberikan sejumlah uang pada anaknya. 

"Jangan semuanya atuh, adek kan mau jajan abis ini" jawab sang anak menggunakan bahasa sunda yang kurang lebih artinya seperti itu sambil menatap ayah dan mengerutkan kening. Sang ayah  tersenyum manis dan mengiyakan permintaan si anak sambil memegang tangan si anak yang sedang memasukkan selembar uang ke kotak amal tersebut. 

Tentu saja, momen di masjid tersebut mengingatkan saya akan pentingnya menanamkan kebiasaan bersedekah sejak usia dini,  bersedekah sejak usia dini tuh tidak hanya soal memberi, tapi juga soal indahnya berbagi, peduli sama orang lain, dan ngeertiin kebutuhan bersama. Jadi, bersedekah sejak kecil itu seperti investasi agar anak menjadi orang yang peduli dan baik hati.

Selain itu, bersedekah membentuk rasa empati, kemurahan hati, dan kesadaran terhadap tanggung jawab sosial. Momen di atas mencerminkan bahwa pengenalan konsep bersedekah kepada anak-anak sejak usia dini tidak hanya melibatkan mereka dalam tindakan amal, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai seperti berbagi, keadilan, dan dihargai terhadap kebutuhan orang lain.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Mie Gacoan Ujung Berung: Mie Enak dengan Suasana yang Cozy

Foto taken by: Abdul Bari  Ada sensasi yang berbeda ketika makan bersama teman-teman, apalagi jika makanannya adalah mie goreng yang enak dan disajikan dengan topping yang unik. Itulah yang kami rasakan saat berkunjung ke Mie Gacoan Ujung Berung bersama 5 teman kelas, dan yang membuat pengalaman ini semakin berkesan adalah karena salah satu teman kami yang mengajak makan kali ini rela menraktir kami semua. Inilah kisah seru kami saat menikmati hidangan lezat di Mie Gacoan Ujung Berung. Menurut pengalaman saya, makan di Mie Gacoan Ujung Berung merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan dan tak terlupakan. Pertama-tama, tempat ini memiliki dekorasi yang kekinian dan instagramable, sehingga membuat suasana menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, suasana yang cozy dan santai juga cocok untuk nongkrong dan ngobrol santai bersama teman-teman. Tentunya, tidak hanya suasana saja yang membuat pengalaman makan di Mie Gacoan Ujung Berung menjadi menyenangkan. Setiap jenis mie di sini memil...

Kediri oh Kediri, Part 1

Rabu, 25 September 2024, Saya bersama dengan beberapa teman saya melakukan perjalanan ke Kediri. Kami pergi ke kediri dalam rangka menghadiri undangan pernikahan salah satu Mentor/Ustadzah MTA UIN Bandung, yaitu teh Makhyatul Fikriya yang akan menikah pada Sabtu 28 september.  Awal Mula Perjalanan Mula-mulanya berawal dari kang Nafi yang ngajak mentor-mentor untuk ikut serta ke Kediri buat kondangan. Tentu saja hal ini disambut baik oleh kami, khususnya saya yang kala itu memang sedang butuh healing alias jalan-jalan. lumayan, ada moment dan ada alasan buat keluar kota. apalagi dengan porsi budgeting yang relatif sangat murah.  Kami termasuk yang beruntung sih, karena kami dapet tiket kereta kahuripan di harga 200k, dan itu sudah PP (Pulang pergi). biasanya tiket-tiket kereta apalagi kereta yang antar provinsi mahal-mahal. bisa menyentuh angka 600k an untuk yang eksekutif, namun kali ini rejeki lagi ada di pihak kami. wkwk Malam itu juga, yang fiksasi langsung beli tiket, kare...

My KKP My Adventure: Air Terjun Tiu Kelep - Senaru, Bayan, Lombok Utara

 Minggu, 27 Juli 2025 Saya dan kawan-kawan posko KKP Lombok seperjuangan saya berencana healing. ya, betul sekali.. jalan-jalan. jalan-jalan kali ini berbeda dengan jalan-jalan sebelumnya yang terkesan dadakan. kali ini healingnya diagendakan bersama dan tanpa terkecuali semua anggota KKP ikut. kami berencana pergi ke suatu tempat nan indah di ujung KLU (Kabupaten Lombok Utara), tepatnya di kecamatan Bayan. di sana ada desa wisata yaitu Senaru. Senaru merupakan salah satu desa wisata di lombok utara yang terletak di kaki gunung Rinjani. Senaru juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju gunung Rinjani tapi melalui jalur lombok utara. Kami berangkat pagi-pagi sekitar jam 9 bersama 14 anggota KKP. satu teman saya, Thoriq, dia menyusul lantaran motornya sedang dalam perjalanan karena sedang rusak. kondisi cuaca pada hari tersebut sangatlah cerah. tidak terlalu terik dan juga tidak terlalu gelap. kami berangkat dari posko kami yang terletak di desa Menggala, Kecamatan Pamenang, Se...