Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label CERİTA

SİAPAKAH MOLLA CAMİ HZ ?

    -"tak kenal maka tak sayang". ucap salah satu pepatah. pepatah ini mendorong saya untuk mencari tahu kisah dan perjalanan hidup Ulama ternama ini. Ulama yang namanya tidak asing lagi bagi mereka yang pernah belajar Nahwu khususnya dari kitab Kafiyah. Untuk kamu yang hanya kenal nama tapi belum tahu seluk beluk kehidupannya, sepertinya artikel ini cocok buat kamu baca karena akan memberi informasi singkat tentang siapa sih Molla Cami hz?.-    Molla Cami memiliki nama asli Nuruddin Abdurrahman bin Nizamuddin Ahmad bin Muhammad Al-Cami. Molla Cami lahir di kota Cami, Horasan Iran pada tanggal 23 Syaban 817 H \ 7 November 1414 M. Molla Cami Hz wafat di kota Herat pada 18 Muharram 898 \ 9 November 1492 dan dimakamkan disamping makam gurunya Syaikh Sadedin Al-kasygari Hz. Molla Cami Hz merupakan Ulama Ahlussunnah Waljamaah. Beliau memeluk Madzhab Syafii dan Madzhab Asyari. Nuruddin Abdurrahman mendapatkan julukan Cami dikarenakan beliau lahir dan tumbuh di kota...

MOLLA HÜSREV HZ

  MOLLA HÜSREV HZ ORİENTASİ Molla Hüsrev hz memiliki nama asli Mehmet bin Feramuz bin Ali Muhyiddin Hüsrevi. Beliau lahir pada awal abad ke-15 di desa Karkın kota Sivas Turki. Molla Hüsrev hz meninggal di Istanbul pada tahun 1480 M dan dimakamkan di halaman Madrasah Hüsrev di kota Bursa.   PERİSTİWA Perjalanan menuntut ilmu Molla Hüsrev hz lahir dan melewati masa kecilnya di kota Sivas. Beliau sudah menjadi yatim sejak dini. Ayah beliau meninggal ketika  beliau kecil, kemudian Molla Hüsrev hz diasuh oleh Hüsrev Bey yang merupakan suami dari bibi beliau. Molla Hüsrev hz tumbuh besar dibawah bimbingan Hüsrev Bey dan dididik oleh beliau. Setelah menimba ilmu dari Hüsrev Bey, Molla Hüsrev hz pergi merantau ke kota Bursa untuk menuntut ilmu dan memperdalam keilmuannya. Beliau menimba ilmu dan memperoleh ijazah dari Yusuf Bali yang merupakan Hakim kota Bursa sekaligus putra dari seorang Ulama ternama guru Sultan Muhammad Al-Fatih yaitu Molla Fenari hz. Selai...

TAKWA DAN WARA

TAKWA DAN WARA   Secara bahasa takwa dan wara berarti : Menjaga diri, takut, menghindari, menjauhi sesuatu dsb. Sedangkan takwa menurut istilah adalah : beriman kepada Allah S.W.T serta  menjalankan perintahnya, menjauhi larangannya dan menjauhi segala macam bentuk dosa  dan itikad (keyakinan) yang salah.  Dan wara menurut istilah adalah : Menjauhi perkara syubhat (tidak memiliki kejelasan  hukum) bahkan menjauhi perkara mubah yang kurang bermanfaat.  Wara merupakan kedudukan atau derajat khusus diatas takwa. Dari penj elasan diatas dapat  dipahami bahwa mencegah diri dari perkara haram dan makruh adalah takwa. Sedangkan  mencegah diri dari hal hal yang bersifat syubhat dan kurang bermanfaat adalah wara. Tingkat  kesulitan wara lebih tinggi daripada takwa oleh sebab itu kedudukan dan derajat wara lebih  tinggi dari takwa.  Allah S.W.T vverfirman dalam Al-quran :  يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ...

SELATİN CAMİLERİ: MASJİDNYA PARA SULTAN

  SELATİN CAMİLERİ Oleh: Ahmad Muzayin  Ottoman merupakan salah satu dinasti kehkalifahan terlama dan terkuat dalam sejarah Islam. Sistem pemerintahan yang berpusat di Turki menjadikan Turki sebuah negara yang penuh dengan peninggalan-peninggalan bersejarah dari masa kesultanan Seljuk hingga Ottoman. Salah satu dari harta karun sejarah yang dapat kita saksikan sampai sekarang adalah masjid masjid yang dibangun pada masa Ottoman dengan arsitekturnya yang khas. Diantara sekian banyak masjid, banyak diantaranya yang diberi nama SELATIN CAMI. Lalu apa itu selatin cami?. Kata "Selatin" merupakan bentuk jamak dari kata "sultan" yang berarti para sultan atau kepemilikan sultan. Kemudian “selatin cami” adalah sebuah istilah untuk masjid masjid yang dibangun menggunakan dana pribadi dari para sultan, istri-istri sultan atau valide sultan {ibu dari seorang sultan}. Sebagian besar Selatin cami dapat kita temui di kota-kota besar yang pernah menjadi daerah kekuasaan Ottoman sep...

İBNU HAJİB

  Abu amr Jamaluddin Oleh:alfaqir   Ilustrasi. Kütüphane  Dari Dulu kita sudah sering Mendengar dan terbiasa dengan kitab “Kafiyah”. Sebabnya waktu kita belajar   nahwu di grup ibtidai Abi kita sering banget menyisipkan kaidah tambahan dari kitab lain dan yang paling sering disebut adalah kafiyah . Mereka selalu Mengatakan kalau nantinya kalian akan tahu dan lebih paham ketika mulai membacanya. Siapa sih yang gak kenal dengan kitab legendaris ini? Kitab yang selalu menjadi rujukan Ahli Nahwu . Kitab yang   saking pentingnya dari sejak kita belajar di ibtidai selalu disebut sebut. Semua santri sulaimaniyah pasti tahu Meskipun pas belajar dulu sering teledor kurang perhatin Abi yang jelasin. Cuman, pernah gak sih kita penasaran siapa dia dibalik maha karya yang masyhur ini? Tahu gak sih kalau beliau merupakan ulama sangat masyhur pada zamannya! Seberapa tahu kita tentang kehidupannya? Atau jangan jangan kita hanya membaca k...