Langsung ke konten utama

TAKWA DAN WARA

TAKWA DAN WARA

 


Secara bahasa takwa dan wara berarti : Menjaga diri, takut, menghindari, menjauhi sesuatu dsb. Sedangkan takwa menurut istilah adalah : beriman kepada Allah S.W.T serta  menjalankan perintahnya, menjauhi larangannya dan menjauhi segala macam bentuk dosa  dan itikad (keyakinan) yang salah. 

Dan wara menurut istilah adalah : Menjauhi perkara syubhat (tidak memiliki kejelasan  hukum) bahkan menjauhi perkara mubah yang kurang bermanfaat. 

Wara merupakan kedudukan atau derajat khusus diatas takwa. Dari penj
elasan diatas dapat  dipahami bahwa mencegah diri dari perkara haram dan makruh adalah takwa. Sedangkan  mencegah diri dari hal hal yang bersifat syubhat dan kurang bermanfaat adalah wara. Tingkat  kesulitan wara lebih tinggi daripada takwa oleh sebab itu kedudukan dan derajat wara lebih  tinggi dari takwa. 

Allah S.W.T vverfirman dalam Al-quran : 

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوۡتُنَّ اِلَّا وَاَنۡـتُمۡ مُّسۡلِمُوۡنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya  dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim”. (QS. Ali 'Imran: 102) 

Ketika para sahabat bertanya kepada Rasulullah bagaimana arti takwa ya g sesungguhnya  beliau bersabda :” Mengingat Allah, tidak melupakan Allah dan tidak durhaka kepada Allah.” 

Takwa dapat mencegah seorang mumin dari keburukan dan dosa serta mendorong seorang  mumin melakukan kebaikan yag diridoi oleh Allah S.W.T 

Allah S.W.T berfirman : 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ

artinya :” Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan  memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang  besar.” (QS Al-anfal: 29) 

Syaikh Sulaiman hilmi tunahan HZ. (Ulama besar pada akhir kehilafahan ustmani) semasa  hidupnya tidak pernah memakan daging sembarang tanpa mengetahui kehalalan daging  tersebut secara jelas. Seseorang bercerita :”suatu hari saya bersama Syaikh Sulaiman Hilmi  keluar dari salah satu masjid dan beliau(Syaikh Sulaiman) berkata bahwa dirinya sedang tidak  enak badan. Sontak saya pun bertanya “tuanku apa yang sedang anda keluhkan ? apa yang  membuat anda sakit?” Beliau pun menjawab” kemarin malam aku pergi bermusafir ke sebuah  rumah. Mereka (tuan rumah) menghidangkaan daging kepadaku dan ketika itu aku terpaksa  untuk memakannya. Oleh sebab itulah hari ini saya merasa tidak enak badan.” 

Diriwayatkan, pada zaman Imam Abu Hanifah ada seekor kambing yang dikabarkan  menghilang. Pencarian telah dilakukan akan tetapi tidak membuahkan hasil. Mendengar 

kabar tersebut Imam Abu Hanifah khawatir daging yang akan beliau makan tercampur  dengan daging kambing yang hilang itu sehingga beliau tidak memakan daging kambing  selama 7 tahun (dikarenakan rata rata umur kambing adalah 7 tahun) 

Syeikh Sulaiman Hilmi Tunahan mendefinisikan takwa sebagai berikut: 

Selamatnya seorang mukmin dari kekafiran dengan iman 

Selamatnya seorang mukmin dari isyan (durhaka kepada allah) dengan ibadah 

Selamatnya seorang mukmin dari kelalaian dengan rabitah dan cahaya  ilahi 

Setelah membaca dan memahami arti takwa dan wara, dan setelah membaca  sepenggal kisah ulama yang sangat berhati hati dalam berperilaku, diharapkan kita  dapat mengamalkannya di dalam kehidupan dan semoga Allah menggolongkan kita  kepada kelompok orang yang bertakwa dan wara. Semoga tulisan ini dapat  bermanfaat. Terimakasih 

SABTU 09 mei 2020


Komentar

Postingan populer dari blog ini

My KKP My Adventure: Air Terjun Tiu Kelep - Senaru, Bayan, Lombok Utara

 Minggu, 27 Juli 2025 Saya dan kawan-kawan posko KKP Lombok seperjuangan saya berencana healing. ya, betul sekali.. jalan-jalan. jalan-jalan kali ini berbeda dengan jalan-jalan sebelumnya yang terkesan dadakan. kali ini healingnya diagendakan bersama dan tanpa terkecuali semua anggota KKP ikut. kami berencana pergi ke suatu tempat nan indah di ujung KLU (Kabupaten Lombok Utara), tepatnya di kecamatan Bayan. di sana ada desa wisata yaitu Senaru. Senaru merupakan salah satu desa wisata di lombok utara yang terletak di kaki gunung Rinjani. Senaru juga merupakan salah satu jalur pendakian menuju gunung Rinjani tapi melalui jalur lombok utara. Kami berangkat pagi-pagi sekitar jam 9 bersama 14 anggota KKP. satu teman saya, Thoriq, dia menyusul lantaran motornya sedang dalam perjalanan karena sedang rusak. kondisi cuaca pada hari tersebut sangatlah cerah. tidak terlalu terik dan juga tidak terlalu gelap. kami berangkat dari posko kami yang terletak di desa Menggala, Kecamatan Pamenang, Se...

Kediri oh Kediri, Part 1

Rabu, 25 September 2024, Saya bersama dengan beberapa teman saya melakukan perjalanan ke Kediri. Kami pergi ke kediri dalam rangka menghadiri undangan pernikahan salah satu Mentor/Ustadzah MTA UIN Bandung, yaitu teh Makhyatul Fikriya yang akan menikah pada Sabtu 28 september.  Awal Mula Perjalanan Mula-mulanya berawal dari kang Nafi yang ngajak mentor-mentor untuk ikut serta ke Kediri buat kondangan. Tentu saja hal ini disambut baik oleh kami, khususnya saya yang kala itu memang sedang butuh healing alias jalan-jalan. lumayan, ada moment dan ada alasan buat keluar kota. apalagi dengan porsi budgeting yang relatif sangat murah.  Kami termasuk yang beruntung sih, karena kami dapet tiket kereta kahuripan di harga 200k, dan itu sudah PP (Pulang pergi). biasanya tiket-tiket kereta apalagi kereta yang antar provinsi mahal-mahal. bisa menyentuh angka 600k an untuk yang eksekutif, namun kali ini rejeki lagi ada di pihak kami. wkwk Malam itu juga, yang fiksasi langsung beli tiket, kare...

Review Mie Gacoan Ujung Berung: Mie Enak dengan Suasana yang Cozy

Foto taken by: Abdul Bari  Ada sensasi yang berbeda ketika makan bersama teman-teman, apalagi jika makanannya adalah mie goreng yang enak dan disajikan dengan topping yang unik. Itulah yang kami rasakan saat berkunjung ke Mie Gacoan Ujung Berung bersama 5 teman kelas, dan yang membuat pengalaman ini semakin berkesan adalah karena salah satu teman kami yang mengajak makan kali ini rela menraktir kami semua. Inilah kisah seru kami saat menikmati hidangan lezat di Mie Gacoan Ujung Berung. Menurut pengalaman saya, makan di Mie Gacoan Ujung Berung merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan dan tak terlupakan. Pertama-tama, tempat ini memiliki dekorasi yang kekinian dan instagramable, sehingga membuat suasana menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, suasana yang cozy dan santai juga cocok untuk nongkrong dan ngobrol santai bersama teman-teman. Tentunya, tidak hanya suasana saja yang membuat pengalaman makan di Mie Gacoan Ujung Berung menjadi menyenangkan. Setiap jenis mie di sini memil...