Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Pengalaman Mampir ke Cibaduyut (Surganya Sepatu) di Bandung

Setelah 3 bulan sepatu saya hilang dan tak kunjung ditemukan kembali, akhirnya saya memutuskan untuk membeli sepatu baru sebagai pengganti sepatu saya yang hilang. Agar mendapatkan rekomendasi toko sepatu dengan kualitas yang tidak mengecewakan, saya mencoba mencari informasi dengan bertanya kepada beberapa kawan saya asal Bandung.  Setiap dari mereka memberikan rekomendasi tempat jual sepatu, pasar sepatu yang sama yaitu pasar sepatu Cibaduyut Bandung. Bukan tanpa alasan, mereka merekomendasikan tempat tersebut karena menurut mereka Cibaduyut merupakan daerah penghasil sepatu kulit terbaik di Bandung dan bahkan produk sepatu kulit lokal home industri ini sudah terkenal sampai ke manca negara. Setelah melihat-lihat review dari beberapa platform di internet tentang Cibaduyut, berbekal maps dan supri kesayangan saya berangkat ke Cibaduyut untuk melihat langsung pasar sepatu di sana dan tentunya untuk membawa salahsatu kerajinan sepatu mereka. Setelah kurang lebih 45 menit perjalanan ...

Bekal dan Sebaik-baiknya Teman itu...

Bagaimana jika seseorang terjebak di tengah gurun pasir  tanpa perbekalan yang cukup?. ia berusaha melewati gurun pasir untuk mencapai negeri seberang yang masih amat jauh sehingga harus menempuh  perjalanan  selama 3 hari sedangkan perbekalan yang ia bawa hanya akan mencukupi kebutuhannya selama satu hari dan akan habis. Apa yang akan terjadi dengan orang ini? tepat sekali. Ia akan sangat menderita melewati sisa perjalanannya di tengah teriknya gurun pasir tersebut. Tenggorokannya akan kering dan sangat kehausan sebab terik matahari yang menyengat. Ia akan kelaparan karena bekal makanan yang ia bawa tak tersisa.  Ia akan merasakan penderitaan yang amat menyiksa dan ia akan kesusahan. Lalu apa penyebab dari kesengsaraan, penderitaan dan kepedihan yang dialaminya tersebut? jawabannya adalah ia tidak membekali diri dengan bekal yang cukup.  Itu adalah gambaran sederhana dan mudah dipahami tentang betapa pentingnya bekal untuk melakukan sebuah perjalanan dan dampak...

Menelusuri Situs Makam Sunan Gunung Jati

" Kak, ikut ziarah ke sunan gunung jati yuk bareng kang Ad" ajak adik pada saya yang saat itu masih baru terbangun dari tidur. Sebetulnya saat itu saya masih sangat kelelahan sebab saya baru saja sampai dari depok malam harinya.  "Masuk ke area maqbarohnya gak?" tanya saya. "Masuk kak. kan bareng rombongan kang ad". Kang Ad sendiri merupakan guru kami. Guru beladiri lebih tepatnya. Beliau merupakan salah satu sesepuh Cirebon juga. Ahli Silat Lipat. Mengetahui saya akan diajak berziarah masuk ke area maqbarah tersebut saya langsung menerima ajakan adik saya dan bergegas bersiap-siap. Ini merupakan kesempatan emas yang tak boleh dilewatkan mengingat saya bukan seorang berdarah biru keturunan keraton yang dapat memasuki area tersebut dengan mudah. Momen ini juga merupakan keberuntungan bagi saya karena selama ini beberapa kali berziarah ke makam sunan gunung jati saya hanya sebatas berziarah di teras gerbang utama atau melalui jalur belakang tempat para ki ge...