Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024

Menjaga Hubungan Akrab dalam Badai Politik: Panduan Bijak untuk Keluarga dan pertemanan di Pilpres 2024

Pemilihan presiden selalu menjadi momen krusial yang memicu berbagai kejadian dan diskusi di seluruh negeri. Namun sayangnya, pengalaman tersebut tidak selalu membawa kegembiraan, terutama dalam konteks hubungan keluarga dan pertemanan. Dalam tulisan ini, kita akan membahas secara lebih rinci mengenai potensi risiko kerusakan hubungan keluarga yang disebabkan oleh perbedaan politik, memberikan kritik terhadap perilaku yang merugikan, dan memberikan saran praktis tentang bagaimana kita dapat menjaga nilai dan norma persaudaraan di tengah era pilpres 2024 yang mungkin intens. . . Polarisasi politik tidak hanya mempengaruhi arena publik, tetapi juga dapat merusak fondasi hubungan keluarga dan pertemanan. Perbedaan pandangan politik yang kian tajam bisa memicu ketegangan emosional, bahkan ancaman hubungan yang telah terjalin erat selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang bagaimana memitigasi risiko ini sangatlah penting. Menciptakan ruang untuk dialog terbuka sanga...

Reminder: manfaat dan pentingnya bersedekah dari "ayah dan anak"

Minggu ini saya sedang kembali ke asrama di Cileunyi dan seperti biasa, saya melakukan shalat Jumat di masjid Al-Jawami yang merupakan masjid favorit bagi para mahasiswa kampus 3 UIN Bandung untuk shalat Jumat. Ketika sedang duduk sambil mendengarkan khutbah, saya memperhatikan kotak amal yang sedang berjalan, berpindah dari satu jamaah ke jamaah lain yang ada di tengah-tengah hingga akhirnya sampai kepada saya, lalu saya geser kotak tersebut ke jamaah yang ada di dekat saya. Jamaah tersebut membawa seorang anak kecil yang sepertinya merupakan anaknya. Kotak amal tersebut tidak digubris oleh sang ayah karena ia memejamkan mata sambil membaca dzikir. “Yah, ini kotak amalnya yah”, ujar si anak sambil menepuk paha ayahnya yang sedang khusyu berdizkir. Sang ayah pun membuka pejamannya sambil tersenyum dan segera merogoh kantong bajunya sambil mengeluarkan beberapa uang kertas recehan. "masukan semuanya nak!!" ucap sang ayah mengulurkan tangan memberikan sejumlah uang pada anaknya...